Tugas T I K

Senin, 03 September 2012

10 Maret, sepenggal kisah Almira Widi

Waktu itu hari kamis yang cerah, aku melewati hariku seperti biasa dan memang tidak menunjukkan bahwa akan ada sesuatu yang akan terjadi pada waktu itu. sampai aku mendengar sesuatu dari semua orang di sekolahku, satu kata yang sama, satu kalimat yang sama, "Ara koma dirumah sakit'" sejenak aku sangat terkejut mendengar kata-kata itu, dan tentu semua orang yang sayang padanya pun akan merasakan hal yang sama, tentu mereka sudah sangat ketakutan. tapi kita semua tau Ara anak yang kuat, dia bisa menghadapi semua masalah dihidupnya, kita tau dia bisa melawan penyakitnya dan kembali berkumpul dengan semua orang yang menyayanginya..

Tapi apa boleh buat? ternyata kehendak-Nya berbeda, Allah sudah ingin cepat-cepat bertemu dengan bidadari cantikNya itu. mereka tau, tidak hanya orang terdekatnya, seluruh sekolah tau ketika semua ketua murid dipanggil untuk menyampaikan berita bahwa "Almira Widi Puspitasari sudah tiada". aku yang mendengar kabar itu diam, benar-benar tidak bisa melakukan apapun dan aku menangis, sangat-sangat menangis! semua orang yang sayang padanya menangis histeris! mereka terus saja mengeluarkan air mata sambil berkata "ga mungkin! ini ga mungkin!!!" . segera aku keluar kelas dan bertemu dengan teman-temanku, ya reaksi mereka sama, menangis sambil mengeluh kepada Allah kenapa harus hari ini sahabat kami diambil. sulit pada saat itu untuk kami menerima kenyataan, sulit sekali. kehilangan seseorang yang sehari-harinya bersama kami, menghiasi hari-hari kami, dan dia yang selalu ceria lantas membuat kami tidak pernah bersedih ketika ia menghibur. semua orang tentu sangat sayang padanya. namun kami tau tidak banyak yang bisa kami perbuat, bahkan terus menerus menangis pun tidak akan membuat ia kembali. tidak ada cara lain yang bisa membuat ia bahagia disana selain mengikhlaskannya..

Lambat laun, kami bisa mengikhlaskan kepergian dia yang sangat kami sayangi. dan sampai hari ini, saat setahun dia telah tiada doa terus terkirim untuknya yang sudah sangat bahagia denganNya disana. jangan lupakan kami Ra, kami sangat sayang padamu, suatu saat kita pasti bertemu :)

Just for you, Almira Widi Puspitasari  we pray that you happy in heaven :) gabisa dipungkiri sayang, mama papamu, saudara-saudaramu, aku dan semua sahabatmu, kita. sangat sangat sangat rindu sama kamu, andai kamu tau, semenjak kamu pulang, gaada lagi yang temenin mamamu kalau pagi. gaada lagi orang yang seceria kamu sekarang disekolah, dan gaada lagi yang bisa diajak gila sekarang. tapi kita selalu berharap yang terbaik untuk kamu disana, salam hangat dari sahabat-sahabatmu :)

Atas nama sahabat Almira, love you more, always so much Ra!

thankyou buat Dena Lispriyantri Agustin

Tidak ada komentar:

Posting Komentar